Page 15 - Miles Edisi 176
P. 15

“Masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dari bisnis jalan tol di Indonesia. Adalah tugas kita bersama untuk mendorong pertumbuhan bisnis tersebut melalui upaya-upaya percepatan. Misalnya saja percepatan pembebasan lahan, karena sebagian besar hambatan ditemui pada tahap pembebasan lahan,” papar lulusan S3 dari Universitas Kyoto ini menjelaskan.
Anita pun menegaskan bahwa inovasi dari sisi pembebasan lahan juga penting untuk dilakukan. Inovasi tak selalu melakukan hal-hal baru. Perlu kepandaian untuk mengkaji segala sesuatunya berdasarkan manajemen risiko yang dimiliki Perusahaan. “Untuk itu, perlu kiranya kita meninjau ulang beberapa peraturan terkait pengembangan jalan tol, sehingga pengembangan infrastruktur jalan tol makin agresif dan lebih cepat lagi,” imbuh Anita lagi.
Ketika ditanya tentang kinerja Jasa Marga dalam pembangunan infrastruktur beberapa tahun ke
belakang, Anita memuji kecepatan Perusahaan dalam perencanaan, target, serta implementasinya. “Hingga kini, Jasa Marga juga memiliki konsesi jalan tol terbanyak di Indonesia. Untuk speed, saya rasa sudah cukup baik. Terutama untuk di Pulau Jawa, seperti Ruas Tol Pandaan-Malang. Namun untuk jalan tol di luar Jawa, Jasa Marga harus lebih agresif melakukan percepatan mengingat kebutuhan jalan tol di luar Jawa juga cukup tinggi,” terang wanita yang gemar musik ber-genre rock ini.
Ditambahkan oleh Anita, ketika berbicara tentang Jasa Marga,
maka sesungguhnya kita tidak hanya berbicara tentang banyak
dan panjangnya ruas tol yang
telah dimiliki. Ada hal-hal lain yang tentunya terkait dengan Perusahaan, mulai dari ketersediaan hingga kelayakan fasilitas pendukung. Dirinya pun berharap Jasa Marga senantiasa mengedepankan ketersediaan dan kelayakan fasilitas pendukung, seperti rest area sebagai bentuk fokus terhadap pelayanan kepada konsumen jalan tol.
“Optimalisasi rest area juga bisa dilakukan, sehingga pengunjung semakin nyaman kala singgah
di seluruh rest area Jasa Marga. Contohnya dengan mendirikan rest area tematik. Selain sebagai tempat yang nyaman untuk melepas
lelah juga berfungsi sebagai tempat wisata yang menarik bagi pengguna jalan tol,” tambahnya.
Perlu kiranya
kita meninjau ulang beberapa peraturan terkait pengembangan jalan tol, sehingga pengembangan infrastruktur jalan tol makin agresif dan lebih cepat lagi.
CLOSEUP
MILES • EDISI 176 | 2018 15


































































































   13   14   15   16   17