Page 4 - Miles Edisi 177
P. 4

HIGHLIGHT
JALAN TOL TRANS JAWA
MENYAMBUNG KONEKTIVITAS, MENDEKATKAN HATI
Jaringan Jalan Tol dari Merak di Banten hingga Grati di Jawa Timur telah tersambung. Tak sekadar sebagai akses transportasi, Jalan Tol Trans Jawa mengandung beragam peran dan fungsi lainnya.
Rampungnya jaringan jalan tol dari Merak sampai Grati sepanjang sekitar 1.000 km merupakan sejarah baru bagi transportasi Indonesia. Bagaimana tidak? Mewujudkan konektivitas Tol Trans Jawa bukanlah perkara mudah.
Gagasan pembangunannya telah dimulai sejak 1978 atau
pada era kepemimpinan Presiden Soeharto. Berbagai tantangan dihadapi, sebut saja proses pembebasan lahan hingga  nansial. Krisis moneter pada tahun 1997 yang menimpa Indonesia turut memperburuk kondisi. Sejumlah
jalan tol yang semula telah direncanakan pada 1995-1997 akhirnya ditunda melalui Keputusan Presiden Nomor 39 Tahun 1997.
Pemerintahan pun silih berganti. Pembangunan Tol Trans Jawa berjalan tertatih-tatih. Pada tahun 2005, baru terwujud 242 km. Pada 2005, setelah Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terbentuk, pembangunan jalan tol mulai dikebut. Alhasil, kini masyarakat bisa memanfaatkan jaringan Jalan Tol Trans Jawa sepanjang kurang-lebih 1.000 km, terbentang dari Merak hingga Grati.
BERAGAM PERAN DAN FUNGSI
Tol Trans Jawa menjadi salah satu target pemerintah dalam mewujudkan konektivitas wilayah. Lebih dari sekadar konektivitas, Tol Trans Jawa memiliki sarat peran dan fungsi lainnya.
Dari aspek transportasi, Tol Trans Jawa akan mengurangi beban jalur Pantura secara signi kan. Meski berbayar, biaya itu bisa disisihkan pengguna jalan dari pengurangan biaya bahan bakar karena mobil yang melaju lebih cepat dan
lancar lebih hemat. Tak hanya itu,
4 MILES • EDISI 177 | 2018


































































































   2   3   4   5   6