Page 12 - Miles Edisi 178
P. 12

UPDATES
MENU WAJIB
URANG PURBALEUNYI
Tim internalisasi budaya JM Purbaleunyi merumuskan budaya kerja Cabang Purbaleunyi yang disadur dari 10 perilaku utama turunan dari tata nilai APIC yang dikemas dalam bentuk “Menu Wajib Urang Purbaleunyi”. Penasaran dengan APIC khas Purbaleunyi?
'Menu Wajib Urang Purbaleunyi' disusun berdasarkan hari kerja mulai dari Senin-Jumat. Yaitu,
hari Senin programnya Seblak (Senin Brie ng dan Doa Bersama untuk Hasil Kerja Maksimal). Hari Selasa dengan program Basreng (Berbagi Bersama Informasi dan Pengetahuan). 'Menu' Cilok (Cek Kesiapan Keselamatan Lokasi Kerja) di hari Rabu. Hari Kamis ada program Misro (Mengisi Siraman Rohani). Sementara itu, ada program Surabi (Suka Berolah Raga Biar Sehat Jasmani) di hari Jumat.
Salah satu hasil dari penerapan budaya kerja baru ini, karyawan mulai terbiasa dengan perubahan serta harmonisasi dalam
bekerja. Spartan Transformer
JM Purbaleunyi Triyansyah Putra mengatakan, “Hal ini terlihat
dari penggantian Menu Wajib Urang Purbaleunyi hari Kamis, yang tadinya Misro menjadi Lotek dikarenakan dengan edaran dari Direksi Jasa Marga terkait dengan penerapan teknologi di setiap aktivitas pekerjaan.
Menurut Triyansyah, Target result dari program budaya “Menu Wajib Urang Purbaleunyi ini, yaitu mempertahankan
dan meningkatkan komitmen karyawan JM Purbaleunyi terhadap nilai-nilai budaya APIC, sehingga dapat tercapai fase IV (Commitment).
Sosialisasi 'Menu Wajib Urang Purbaleunyi' dilakukan melalui pembuatan video sosialisasi. Media ekspos berupa poster,
12 MILES • EDISI 178 | 2018


































































































   10   11   12   13   14